Monday, September 3, 2012

Inilah 10 Kebiasan Buruk Pria dalam Kesehatan

Pria dibalik sifat cekatan, kelelakian dan maskulinitas ternyata menyimpan kebiasan-kebiasan yang sangat buruk bagi kesehatan. Pria secara umum dikenal cuek dan tak menaruh perhatian terhadap hal-hal yang mengancam kesehatan mereka di masa depan.
Berikut ini 10 daftar kebiasan buruk pria bagi kesehatan

Karpet Raksasa Terbuat dari Bunga

Belgia sedang memperingati peristiwa tahunan "La Fete De La Fleur" atau pesta bunga di bulan Agustus. Ahli bunga merancang karpet raksasa dari bunga di depan Grand Place di Brussel. Karpet ini dibuat menggunakan 700 ribu bunga.

 View of giant carpet made …   Gardeners work on giant carpet …  Gardeners design a giant carpet … 

Gardener designs giant carpet …   Gardeners work on a giant …   Gardeners design a giant flower … 

 

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/foto/karpet-raksasa-terbuat-dari-bunga-slideshow/gardeners-design-giant-flower-carpet-form-floral-decoration-photo-180048365.html

Gara-gara Musik, Nenek Ini 4 Kali Ditahan Polisi

Nenek pecinta musik rock and roll, Joyce Coffey, yang ditangkap empat kali dalam sehari di AS. 

REPUBLIKA.CO.ID, Mungkin Joyce Coffey, memang penggemar rock and roll sejati. Keranjingannya itu membuat dia harus berurusan dengan kepolisian New Hampshire, Amerika Serikat. Hanya dalam 26 jam, wanita 53 tahun tersebut empat kali berurusan dengan polisi.
Kepolisian setempat mengatakan, pada selasa (25/8) sore, dia asyik mendengarkan lagu-lagu dari kelompok musik AC DC. Saat playlist di perangkat elektroniknya memainkan single hit ''Highway to Hell'' dari band era 1970-an itu, sontak ia mengeraskannya volume sound system sampai ke batas maksimal. '
'Penduduk di Epping melaporkan merasa terganggu dengan keras suara musik dari rumahnya. Kami memberi peringatan,'' kata seorang polisi, seperti dikutip WMUR-TV, dan dilansir NBCNews, Sabtu (1/9).

Fitnah Gadis Pakistan Bakar Alquran, Ulama Pakistan Ditangkap

Alquran 

REPUBLIKA.CO.ID, Polisi Pakistan menangkap seorang ulama Muslim yang dicurigai memfitnah seorang anak perempuan Kristen, Rimsha Masih, yang kemudian dituduh menghujat agama.
Seorang pejabat polisi mengatakan, ulama itu ditangkap Sabtu (1/9) atas tuduhan memasukkan lembaran-lembaran al Quran ke dalam tas belanja gadis itu.
Polisi menangkap gadis itu lebih dari dua minggu lalu setelah tetangga yang marah mengepung rumahnya di Islamabad, dengan tuduhan membakar lembaran-lembaran bertuliskan ayat-ayat Alquran. Sidang untuk menetapkan uang jaminan bagi gadis itu akan dilakukan Senin (3/9).
Menurut hukum penghinaan agama di Pakistan, siapa pun yang menghujat Islam dan Nabi Muhammad dianggap telah melakukan kejahatan dan menghadapi hukuman mati.

Sumber : http://id.berita.yahoo.com/fitnah-gadis-pakistan-bakar-alquran-ulama-pakistan-ditangkap-153224665.html

Beginilah Aksi Saling Caci Obama-Romney

REPUBLIKA.CO.ID, Presiden Amerika Barak Obama dan kandidat presiden partai Republik Mitt Romney hari Sabtu saling mencemooh dalam kampanye masing-masing.
 Mitt Romney-Obama

Cina, Calon Negara Kedua yang Mendarat di Bulan

Pendaratan Neil Armstrong di Bulan pada tahun 1969 menandai puncak pencapaian teknologi Amerika Serikat, sehingga orang bilang abad itu adalah abadnya Amerika. Tetapi manusia selanjutnya yang akan menginjakkan kakinya di Bulan sepertinya adalah orang Cina.

Saat Amerika Serikat memotong anggaran program ruang angkasa mereka — sebuah langkah yang dikritik mendiang Neil Armstrong — negara-negara Asia justru agresif mengembangkan penjelajahan ruang angkasa.

 

Penelitian: Melelehnya Lapisan Es Abadi Lepaskan Jutaan Ton Karbon

Pesisir Arktik Siberia yang sudah membeku selama puluhan ribu tahun kini melepaskan simpanan karbon ke udara. Penyebabnya adalah meningkatnya suhu dunia yang membuat pesisir tersebut meleleh. Demikian kesimpulan dari penelitian yang diterbitkan Rabu (30/8).

Karbon, sumber memanasnya Bumi, sudah terperangkap di sepanjang 7000 km pesisir timur laut Siberia sejak Zaman Es terakhir. Namun memanasnya atmosfer serta erosi pesisir mengoyak lapisan es dan melepaskan sekitar 40 juta ton karbon per tahun ke udara. Angka ini lebih tinggi 10 kali lipat dari yang sebelumnya diperkirakan, menurut penelitian di jurnal “Nature”.

Sekitar dua pertiga karbon tersebut lepas ke atmosfer sebagai karbondioksida dan sisanya terperangkap di sedimen lautan bagian atas.