Thursday, March 8, 2012

Mumi Hewan, Pesohor Dunia Ramai ke Mesir

Dibutuhkan waktu 90 hari untuk hasil yang sempurna. Pengawetan mayat. Anda boleh merinding, tapi di negeri Mesir ini sudah biasa. Mayat-mayat biasanya diawet dengan teknik dilaburi balsem. Dalam kepercayaan masyarakat di sana, tubuh yang sudah diawet itu akan menjadi Ka, tempat di mana dewa-dewa bersemayam dan pantas disembah.

Sejatinya keyakinan itu hanya untuk manusia, tapi generasi modern negeri di pojok Afrika itu menambahkannya juga untuk binatang. Orang ramai datang ke sana mengawet hewan peliharaan. Dan mumi hewan itu tidak ada urusannya dengan Ka, tapi demi mengenang belaka.

Lihatlah Summum, sebuah perusahaan mumifikasi. Beroperasi di Salt Lake City perusahaan ini kebanjiran jenasah binatang. Sudah 1500. Summum memang menjadi satu-satunya perusahaan yang bergerak di urusan mumi itu.
Lantaran satu-satuya di muka bumi ini,  tidaklah mengherankan jika klien mereka berduyun-duyun dari berbagai negara dan latar belakang. Dari penyayang hewan hingga pesohor yang tidak sudi hewan kesayangannya berkalang tanah.
Puluhan hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, burung, hingga tikus
telah menjalani proses pemakaman tradisional Mesir. Proses ini memakan waktu selama 90 hari. Hal pertama yang dilakukan yaitu organ dibawa keluar untuk dibersihkan, dan tubuh dibiarkan terhidrasi selama 70 hari.
Kemudian lapisan tubuh ditutup dengan lanolin dan lilin, kemudian dilapisi dengan kapas dan kain kasa. Proses selanjutnya
adalah tubuh dibungkus dalam peti mati mati yang terbuat dari baja
atau perunggu.

" Tubuh yang terhidrasi saat mati, tidak akan merusak kondisi badan
meski dalam waktu yang panjang. Bahkan bentuk badan tetap seperti pada saat mereka mati" ujar Ron Temu, salah satu seorang pegawai di
perusahaan mumifikasi.

 Sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/293797-wow--ada-mumi-untuk-hewan-peliharaan

0 komentar:

Post a Comment