'Blue moon' atau 'Bulan biru' sebenarnya tidak merujuk pada warna, namun
peristiwa yang jarang. 'Blue moon' adalah bulan purnama keempat dalam
satu musim, atau bulan purnama kedua dalam satu bulan. Definisi kedua
itulah yang terjadi pada 'Bulan biru' di Agustus, bulan purnama pertama
terjadi pada 1 Agustus.
'Blue
moon' ini terjadi karena kalendar kita sinkron dengan orbit Bulan.
Bulan butuh 29,5 hari untuk memulai siklus dari Bulan purnama ke Bulan
baru. Kecuali Februari, bulan-bulan lainnya lebih panjang dari siklus
Bulan, artinya sesekali kita akan mendapatkan dua purnama dalam satu
bulan.
'Blue moon' muncul dari frasa 'once in a blue moon' atau
merujuk ke sesuatu yang sangat jarang terjadi. Dua bulan purnama dalam
satu bulan sebenarnya tidak terlalu unik, namun rata-rata terjadinya
setiap 2,7 tahun, meski tidak secara reguler. 'Blue moon' terakhir
terjadi pada 31 Desember 2009. 'Blue moon pada malam Tahun Baru'
ternyata bertepatan dengan gerhana bulan sebagian bagi penduduk Eropa,
Asia, Afrika, dan sebagian Alaska.
Peristiwa yang jarang terjadi
lainnya adalah setahun dengan dua kali 'blue moon'. Terakhir kalinya
dalam satu tahun terjadi dua bulan dengan dua purnama adalah 1999.
Peristiwa ini baru akan terjadi lagi pada 2018.
Semua
tanggal-tanggal ini berdasarkan definisi baru dari 'blue moon'. Dalam
cerita rakyat tradisional, 'blue moon' berarti bulan purnama keempat
dalam satu musim (biasanya ada tiga purnama dalam semusim). Namun
definisi itu berubah pada 1946 saat seorang penulis majalah Sky and
Telescope menyederhanakan definisi tersebut (atau bisa saja dia salah
mengartikannya) menjadi fenomena dua purnama dalam sebulan. Definisi
yang lebih sederhana itu pun jadi populer. 'Blue moon' berikutnya akan
terjadi pada 31 Juli 2015.
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/kesempatan-terakhir-melihat-blue-moon-sampai-2015.html